Kenzie Muhammad Tsabat IX-F
Halo! Perkenalkan, nama saya Kenzie Muhammad Tsabat dari kelas IX-F. Saya adalah seorang pelajar yang penuh semangat untuk belajar, berkembang, dan berbagi kebaikan kepada orang lain.
Sejak kecil, saya memiliki rasa ingin tahu besar tentang dunia sosial, khususnya dalam hal membantu sesama. Saat masuk sekolah menengah pertama (SMP), saya menemukan wadah yang tepat untuk menyalurkan kepedulian itu, yaitu Palang Merah Remaja (PMR).
| PMR MADYA |
| PMR WIRA |
Awalnya, saya hanya mengenal PMR sebagai organisasi yang sering terlihat membantu saat ada acar sekolah. Namun setelah bergabung, saya menyadari PMR jauh lebih besar maknanya. PMR adalah rumah belajar, keluarga baru, dan tempat menempa diri menjadi pribadi yang peduli.
Di sini saya belajar banyak hal, mulai dari pertolongan pertama, donor darah, hingga menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Tidak hanya sekedar teori, tetapi juga praktik langsung agar kami siap menghadapi keadaan darurat.
Di PMR memberikan saya pelajaran berharga:
- Disiplin - setiap kegiatan harus teratur dan penuh tanggung jawab.
- Kepemimpinan - berani mengambil peran saat dibutuhkan.
- Solidaritas - belajar saling mendukung satu sama lain.
- Kemanusiaan - menolong orang lain dengan hati yang tulus, tanpa pamrih.
Saya sadar, menolong tidak selalu tentang materi, tetapi tentang keikhlasan.
Bagi saya, PMR bukan sekedar organisasi sekolah, melainkan bekal kehidupan. Harapan saya, semakin banyak anak muda yang tertarik bergadung dengan PMR, sehingga nilai kemanusiaan semakin tumbuh di masyarakat.
Saya percaya, "sekecil apapun bantuan yang kita berikan, bisa jadi sangat berarti bagi orang lain."
Bergabung dengan Palang Merah Remaja adalah salah satu pengalaman terbaik dalam hidup saya. Di sini, saya belajar bahwa membantu sesama bukan kewajiban semata, melainkan panggilan hat.
Terima kasih sudah membaca cerita singkat tentang saya dan perjalanan saya.
Komentar
Posting Komentar